-
Menentukan ukuran baju yang tepat tidak cukup hanya dengan mengandalkan ukuran S, M, L, atau XL. Setiap merek dapat memiliki standar ukuran yang berbeda sehingga pakaian dengan label ukuran sama belum tentu memiliki ukuran yang sama. Karena itu, mengetahui lingkar dada, pinggang, dan pinggul dapat membantu kamu memilih pakaian yang lebih sesuai dengan bentuk tubuh.
Agar hasil pengukuran lebih akurat, gunakan meteran kain dan lakukan pengukuran dengan posisi tubuh tegak serta rileks.
Kenapa Size S, M, L, dan XL Bisa Berbeda Antara Brand?
Setiap brand memiliki size chart berbeda
Menyesuaikan target pasar
Model pakaian memengaruhi ukuran
Bahan memiliki karakteristik berbeda
Proses produksi dapat menimbulkan selisih
Berikut cara mengukur bagian tubuh yang perlu kamu ketahui sebelum membeli baju.
Cara Mengukur Lingkar Dada, Pinggang, dan Pinggul untuk Menentukan Ukuran Baju dengan Tepat
1. Ukur Lingkar Dada
.jpg)
(Berbagai panduan ukuran baju wanita. Foto: Dok. Ron Lach/ Pexels)
Lingkar dada menjadi salah satu ukuran utama dalam menentukan ukuran atasan, kebaya, blouse, maupun dress. Lingkarkan meteran pada bagian dada yang paling menonjol. Pastikan meteran berada dalam posisi horizontal dan tidak terlalu ketat.
Kamu sebaiknya tetap bernapas secara normal saat melakukan pengukuran. Jangan menarik napas terlalu dalam atau menahan napas karena dapat membuat hasil pengukuran menjadi kurang sesuai.
2. Ukur Lingkar Pinggang
Untuk mengukur lingkar pinggang, posisikan meteran pada bagian pinggang yang paling kecil, biasanya berada sedikit di atas pusar. Lingkarkan meteran secara sejajar mengelilingi tubuh.
Hindari menarik perut atau mengencangkan meteran terlalu kuat. Biarkan meteran menempel pada tubuh tanpa memberikan tekanan berlebihan agar hasilnya dapat digunakan sebagai ukuran pakaian yang nyaman.
3. Ukur Lingkar Pinggul
.jpg)
(Berbagai panduan ukuran baju wanita. Foto: Dok. Darina Belonogova/ Pexels)
Lingkar pinggul perlu diperhatikan terutama saat memilih celana, rok, dress, atau pakaian dengan potongan yang mengikuti bentuk tubuh. Lingkarkan meteran pada bagian pinggul dan bokong yang paling lebar.
Pastikan posisi meteran tetap sejajar dengan lantai dan tidak turun atau naik di salah satu sisi. Berdirilah secara alami agar hasil pengukuran mencerminkan ukuran tubuh sebenarnya.
4. Catat Hasil Pengukuran
Setelah mendapatkan ketiga ukuran tersebut, catat dalam satuan sentimeter. Sebaiknya kamu melakukan pengukuran lebih dari satu kali untuk memastikan hasilnya konsisten.
5. Cocokkan dengan Size Chart
.jpg)
(Berbagai panduan ukuran baju wanita. Foto: Dok. SHVETS production/ Pexels)
Langkah terakhir adalah membandingkan hasil pengukuran dengan tabel ukuran dari merek yang ingin kamu beli. Jangan hanya berpatokan pada ukuran baju yang biasa kamu gunakan.
(Baca juga: 5 Cara Mengukur Ukuran Bra dengan Tepat agar Nyaman Dipakai)
Jika ukuran kamu berada di antara dua pilihan, perhatikan juga model pakaian dan jenis bahan. Pakaian berbahan elastis biasanya memberikan ruang lebih banyak, sedangkan bahan yang tidak melar membutuhkan ukuran yang lebih sesuai agar tetap nyaman digunakan.
(Penulis: Sania Zelikha)
-




