-
Penyanyi pop asal Inggris yang kerap dipanggil Dua Lipa rupanya memiliki hobi membaca, loh! Dengan membaca buku, dirinya bisa berekspresi dan memahami pemikiran yang berbeda-beda. Pada tanggal 27 Juni 2026, Dua Lipa membuka perpustakaannya bersama klub buku yang dia miliki di Portugal untuk melindungi buku-buku yang terlarang dari diedarkan maupun disensor. Ada 4 bagian, yaitu control, voice, memory, dan power. Semua dibagi menjadi ruang diskusi pengunjung untuk setiap judul buku.
Lantas kenapa buku-buku ini dilarang beredar di beberapa negara?
Ada beberapa alasan yang dimiliki negara untuk tidak mengedarkan buku ke publik dan hanya beberapa negara yang tidak menyebarluaskan buku-buku tersebut. Salah satunya adalah pengaruh buku yang bisa mengusik penguasa, menantang norma tertentu, hingga menawarkan ajaran yang berbeda. Bagi kamu yang memiliki keingintahuan yang tinggi dan suka membaca, artikel ini untukmu!
Berikut 5 pilihan buku yang bisa kamu baca di Manifesto Library di Portugal!
1. Fahrenheit 451 by Ray Bradbury
.jpg)
(Fahrenheit 451 by Ray Bradbury, Foto: Dok. Gramedia)
Sebuah buku yang menceritakan beberapa kritik terhadap pemerintah dengan bahasa yang vulgar. Fahrenheit 451 juga dikatakan menyinggung keyakinan moral yang dimiliki beberapa negara. Terutama di Amerika Serikat, buku ini disensor untuk dipublikasikan di beberapa perpustakaan maupun sekolah. Bagi kamu yang tertarik, bisa coba baca buku ini selagi beredar di Indonesia, ya!
2. Things Fall Apart by Chinua Achebe
.jpg)
(Things Fall Apart by Chinua Achebe, Foto: Dok. Penguin Books.)
Chinua Achebe berhasil menunjukkan sisi kritis pada kolonialisme sehingga bukunya pernah dilarang beredar di beberapa negara. Bukan karena kekerasan, tapi dilarang karena ada kepercayaan politik dan beberapa pandangan yang berbeda sehingga ada tuduhan rasisme.
3. The Vegetarian by Han Kang
.jpg)
(The Vegetarian by Han Kang, Foto: Dok. Goodreads)
Buku The Vegetarian ini menceritakan betapa brutalnya kekerasan terhadap protagonis, Yeong-hye, yang menolak memakan daging. Beberapa sekolah di Provinsi Gyeonggi, Korea, mengeluarkan buku The Vegetarian karena ada edukasi seks yang tidak cocok untuk anak di bawah umur. Untuk kamu yang ingin tahu seberapa vulnerable seseorang, bisa coba baca buku karya Han Kang ini ya!
4. On Earth We’re Briefly Gorgeous by Ocean Vuong

(On Earth We're Briefly Gorgeous by Ocean Vuong, Foto: Dok. Goodreads)
Buku karya Ocean Vuong ini dilarang dan ditarik di berbagai tempat, terutama di sekolah di Amerika Serikat, karena isinya yang memiliki beberapa konten rasisme dan adegan eksplisit yang tidak cocok dibaca oleh siswa. Selain dilarang maupun ditarik, buku 'On Earth We're Briefly Gorgeous' juga sempat disensor. Diisi dengan alur cerita yang menarik sebagai minoritas dan pencarian jati diri, buku ini pun diisi dengan kisah kasih sayang.
5. Patriota by Alexei Navalny

(Patriota by Alexei Navalny, Foto: Dok. Goodreads)
Buku ini dilarang di Rusia karena isinya yang dianggap 'ekstremis'. Banyak kata-kata kebencian terhadap pemerintah dan kelompok sosial yang mampu membahayakan kepentingan politik negara.Oleh karena itu, Dua Lipa memberikan ruangan untuk para pendatang dan penggemar buku di Portugal bersama Service 95 Book Club. Untuk kamu yang tertarik untuk membaca buku-buku di atas dan traveling, boleh berkunjung ke Manifesto Library dan membaca buku untuk melihat dunia, ya!(Baca juga: 5 Buku-buku Fiksi yang Cocok Dibaca Saat Healing!)By: Alethea Kenisha MadjadikaraTags: manifesto library, dua lipa, buku terlarang -




