-
Baby oil dikenal sebagai produk perawatan kulit yang membantu menjaga kelembapan. Selain digunakan untuk kulit bayi, produk ini juga kerap dimanfaatkan dalam rutinitas perawatan tubuh orang dewasa, termasuk area ketiak. Namun, apakah baby oil benar-benar memiliki manfaat untuk ketiak?
Penggunaan baby oil pada ketiak dapat membantu menjaga kulit tetap lembut. Meski demikian, kamu perlu memahami manfaat dan cara penggunaannya agar kulit tetap sehat.
Apakah Baby Oil Bisa Menghilangkan Bau atau Mencerahkan Ketiak?
Bau ketiak umumnya muncul ketika bakteri pada kulit memecah komponen keringat menjadi senyawa yang menimbulkan bau. Sementara itu, baby oil berfungsi terutama sebagai pelembap yang membantu mengurangi kehilangan air dari permukaan kulit.
Artinya, baby oil bukan produk yang dirancang untuk mengatasi bakteri penyebab bau badan. Jika kamu ingin mengurangi bau ketiak, gunakan sabun untuk membersihkan area tersebut dan pertimbangkan deodoran atau antiperspiran sesuai kebutuhan.
Belum ada bukti ilmiah yang kuat bahwa baby oil dapat mengurangi hiperpigmentasi atau mengubah warna alami kulit ketiak.
Meski demikian, kulit yang terjaga kelembapannya dapat terasa lebih lembut dan tampak lebih sehat. Namun, hal ini berbeda dengan mencerahkan kulit yang mengalami penggelapan.
Jika ketiak kamu menghitam, penyebabnya bisa beragam, mulai dari gesekan, iritasi akibat mencukur, hingga reaksi terhadap produk perawatan kulit tertentu.
Berikut beberapa manfaat baby oil untuk ketiak yang perlu kamu ketahui.
5 Manfaat Baby Oil untuk Ketiak yang Perlu Kamu Ketahui
1. Membantu Menjaga Kelembapan Kulit
.jpg)
(Berbagai manfaat baby oil untuk ketiak. Foto: Dok. ????? ???????????/ Pexels)
Salah satu manfaat baby oil adalah membantu mengurangi hilangnya kelembapan dari permukaan kulit. Kandungan minyak mineral pada banyak produk baby oil membentuk lapisan pelindung yang membantu mempertahankan kelembapan alami kulit.
Manfaat ini dapat dirasakan ketika kulit ketiak terasa kering, terutama setelah mencukur bulu ketiak. Kamu bisa mengoleskan sedikit baby oil pada kulit yang bersih dan kering untuk membantu menjaga kelembutannya.
2. Membuat Kulit Ketiak Terasa Lebih Halus
Kulit ketiak dapat terasa kasar akibat gesekan pakaian, pencukuran, atau penggunaan produk tertentu. Baby oil dapat membantu membuat permukaan kulit terasa lebih halus dengan mengurangi kekeringan.
Namun, efek ini terutama berkaitan dengan kelembapan kulit. Baby oil tidak secara langsung memperbaiki semua penyebab kulit ketiak menjadi kasar.
3. Membantu Mengurangi Gesekan pada Kulit
.jpg)
(Berbagai manfaat baby oil untuk ketiak. Foto: Dok. Elina Fairytale/ Pexels)
Gesekan berulang antara kulit dan pakaian dapat menyebabkan rasa tidak nyaman, terutama ketika kamu banyak bergerak atau beraktivitas dalam cuaca panas.
Lapisan minyak dapat membantu mengurangi gesekan pada kulit. Meski begitu, gunakan baby oil secukupnya karena pemakaian berlebihan bisa membuat area ketiak terasa lengket.
4. Membantu Membersihkan Sisa Produk Berbahan Minyak
Baby oil dapat membantu melarutkan beberapa jenis produk berbasis minyak, termasuk sisa kosmetik atau perekat tertentu yang menempel pada kulit.
Jika kamu ingin membersihkan sisa produk di area ketiak, gunakan sedikit baby oil, lalu bersihkan kembali dengan sabun lembut dan air. Hindari menggosok kulit terlalu keras agar tidak menimbulkan iritasi.
5. Membantu Menjaga Kenyamanan Kulit Setelah Mencukur
.jpg)
(Berbagai manfaat baby oil untuk ketiak. Foto: Dok. Katya Humeniuk/ Pexels)
Mencukur bulu ketiak terkadang membuat kulit terasa kering atau tertarik. Baby oil dapat membantu mempertahankan kelembapan setelah proses pencukuran.
Namun, sebaiknya gunakan pada kulit yang tidak mengalami luka atau iritasi. Jika kulit terasa perih, kemerahan, atau mengalami benjolan setelah mencukur, hentikan penggunaan dan pilih perawatan yang lebih sesuai.
(Baca juga: Bukan Saja Untuk Bayi, Ini Manfaat Baby Oil Untuk Kecantikan)
Jika kamu ingin mengatasi ketiak yang menggelap, fokuslah pada perawatan yang lembut dan hindari produk yang memicu iritasi. Kamu juga dapat berkonsultasi dengan dokter kulit jika perubahan warna berlangsung lama atau disertai penebalan kulit.
Perhatikan cara penggunaannya. Oleskan baby oil tipis-tipis pada kulit yang bersih, lakukan uji coba pada area kecil terlebih dahulu, dan hentikan pemakaian jika muncul reaksi yang tidak nyaman. Baby oil juga bukan pengganti deodoran atau antiperspiran karena tidak dirancang untuk mengendalikan bau badan maupun produksi keringat.
(Penulis: Sania Zelikha)
-




