-
Blazer merupakan salah satu pakaian yang dapat menunjang penampilan agar terlihat lebih formal, elegan, dan profesional. Namun, cara menyimpan blazer yang kurang tepat dapat membuat bahannya mudah kusut, bentuk bahu berubah, hingga muncul lipatan yang sulit dihilangkan. Oleh karena itu, kamu perlu mengetahui cara menggantung blazer dengan benar agar bentuk dan kualitasnya tetap terjaga.
Tipe Bahan Blazer yang Tidak Mudah Kusut untuk Tampil Rapi
- Bahan polyester
- Bahan wool blend
- Bahan ponte knit
- Bahan crepe
- Bahan sciba
Berikut beberapa tips menggantung blazer agar tetap rapi dan siap digunakan kapan saja.
6 Tips Gantung Blazer agar Tetap Rapi dan Tidak Mudah Kusut
1. Gunakan Gantungan yang Sesuai
.jpg)
(Berbagai tips gantung blazer agar tetap rapi. Foto: Dok. Letícia Alvares/ Pexels)
Pemilihan gantungan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga bentuk blazer. Sebaiknya, gunakan gantungan berbahan kayu atau gantungan khusus jas yang memiliki bagian bahu lebar dan melengkung.
Hindari gantungan kawat yang terlalu tipis karena dapat membuat bagian bahu blazer berubah bentuk. Gantungan yang tepat membantu menopang struktur pakaian sehingga blazer tetap terlihat rapi meskipun disimpan dalam waktu lama.
2. Kancingkan Blazer Sebelum Digantung
Sebelum menggantung blazer, kamu bisa mengancingkan satu atau dua kancing bagian depan, terutama potongan yang terstruktur. Cara ini membantu mempertahankan bentuk pakaian dan mencegah bagian depannya terlipat secara tidak beraturan.
Namun, jangan menarik atau mengancingkan blazer terlalu erat. Pastikan pakaian tetap berada dalam posisi alami agar tidak menimbulkan tekanan berlebih pada kain.
3. Berikan Jarak Antarblazer
.jpg)
(Berbagai tips gantung blazer agar tetap rapi. Foto: Dok. Alexander Mass/ Pexels)
Menyusun terlalu banyak pakaian dalam satu lemari dapat membuat blazer terhimpit dan mudah kusut. Untuk menghindarinya, berikan jarak yang cukup antara satu blazer dan pakaian lainnya.
Dengan ruang yang memadai, kamu dapat mengambil blazer tanpa harus menarik pakaian lain yang berada di sekitarnya. Sirkulasi udara di dalam lemari juga menjadi lebih baik sehingga pakaian tidak terasa pengap.
4. Pastikan Blazer dalam Keadaan Kering
Jangan langsung menggantung blazer di dalam lemari setelah digunakan, terutama jika pakaian terasa lembap akibat keringat atau terkena hujan. Gantung blazer di tempat yang memiliki sirkulasi udara baik hingga benar-benar kering.
Langkah ini penting untuk mengurangi risiko munculnya bau tidak sedap dan pertumbuhan jamur. Jika blazer terkena noda, bersihkan sesuai petunjuk perawatan pada label sebelum menyimpannya kembali.
5. Rapikan Kerah dan Bagian Bahu
.jpg)
(Berbagai tips gantung blazer agar tetap rapi. Foto: Dok. Ron Lach/ Pexels)
Setelah blazer digantung, periksa kembali posisi kerah, bahu, dan bagian lengannya. Pastikan kerah tidak terlipat ke dalam, bahu berada pada posisi yang tepat, serta lengan tidak tertekuk secara berlebihan.
Kamu juga bisa merapikan permukaan kain menggunakan tangan secara perlahan. Hindari menarik kain terlalu kuat karena dapat mengubah bentuk blazer.
6. Hindari Lemari yang Terlalu Penuh
Lemari yang terlalu penuh dapat membuat blazer tertekan oleh pakaian lain sehingga bentuknya kurang terjaga. Jika memungkinkan, pisahkan blazer dari pakaian sehari-hari yang lebih sering digunakan.
Kamu juga dapat mengelompokkan blazer berdasarkan warna atau jenis bahan agar lebih mudah ditemukan dan ditata. Dengan penyimpanan yang terorganisasi, blazer akan lebih mudah diakses tanpa mengganggu susunan pakaian lainnya.
(Baca juga: Inspirasi Baju yang Cocok untuk Dalaman Blazer agar Stylish)
Menjaga blazer tetap rapi tidak hanya bergantung pada cara menyetrikanya, tetapi juga pada kebiasaan menyimpannya. Dengan memilih gantungan yang tepat, memberikan ruang yang cukup, dan memastikan pakaian dalam kondisi kering, kamu dapat mempertahankan bentuk blazer agar tetap rapi dan siap digunakan untuk berbagai kesempatan.
(Penulis: Sania Zelikha)
-




