Sehat! Ini 5 Cara Alami Menguatkan Kuku


  • Sehat! Ini 5 Cara Alami Menguatkan Kuku
    Berbagai cara alami menguatkan kuku. (Foto: Dok. Kaboompics/ Pexels)

    Kuku yang sehat tidak hanya menunjang penampilan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam melindungi ujung jari. Namun, kuku yang rapuh, mudah patah, atau mengelupas sering kali mengganggu aktivitas sehari-hari. Kondisi ini dapat dipengaruhi oleh kebiasaan merawat kuku, paparan bahan kimia, hingga kurangnya asupan nutrisi tertentu.

    Jika kamu ingin memiliki kuku yang lebih kuat, ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan secara rutin. 




    Ciri-Ciri Kuku yang Sudah Tidak Kuat dan Perlu Kamu Waspadai

    - Kuku mudah patah

    - Ujung kuku mudah terbelah

    - Kuku terasa tipis dan lentur

    - Permukaan kuku kasar dan tidak rata

    - Kuku mudah terkelupas

    - Warna kuku berubah

    Berikut lima cara menguatkan kuku agar tetap sehat dan tidak mudah patah.


    5 Cara Alami Menguatkan Kuku agar Sehat dan Tidak Mudah Patah

    1. Penuhi Kebutuhan Nutrisi Harian


    cara alami menguatkan kuku, kuku, nail care, nail, perawatan kuku

    (Berbagai cara alami menguatkan kuku. Foto: Dok. Nicola Barts/ Pexels)


    Salah satu cara menjaga kekuatan kuku adalah memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang cukup. Protein berperan penting dalam pembentukan keratin, yaitu protein utama penyusun kuku.

    Kamu bisa mengonsumsi telur, ikan, ayam, kacang-kacangan, dan produk susu sebagai sumber protein. Selain itu, zat besi, zinc, serta vitamin B12 juga berperan dalam menjaga kesehatan kuku. Kekurangan nutrisi tertentu dapat menyebabkan kuku menjadi rapuh atau mengalami perubahan bentuk.


    2. Gunakan Pelembap pada Kuku dan Kutikula

    Kuku yang terlalu kering cenderung lebih mudah patah dan mengelupas. Oleh karena itu, menjaga kelembapan kuku merupakan langkah penting dalam perawatan sehari-hari.

    Kamu dapat menggunakan petroleum jelly atau pelembap tangan yang mengandung bahan seperti gliserin. Oleskan secara rutin pada kuku dan area kutikula, terutama setelah mencuci tangan. Cara ini membantu mengurangi kekeringan dan menjaga kuku tetap lentur.


    3. Hindari Terlalu Sering Terpapar Air


    cara alami menguatkan kuku, kuku, nail care, nail, perawatan kuku

    (Berbagai cara alami menguatkan kuku. Foto: Dok. Polina Zimmerman/ Pexels)


    Terlalu sering membasahi kuku, kemudian membiarkannya mengering berulang kali, dapat membuat kuku lebih rentan mengalami kerusakan. Paparan deterjen dan cairan pembersih juga dapat memperburuk kondisi kuku.

    Untuk mengatasinya, gunakan sarung tangan saat mencuci piring atau membersihkan rumah. Setelah mencuci tangan, keringkan dengan lembut dan aplikasikan pelembap agar kuku tidak kehilangan kelembapannya.


    4. Konsumsi Makanan Kaya Vitamin dan Mineral

    Selain protein, kamu perlu mengonsumsi makanan bergizi seimbang untuk mendukung pertumbuhan kuku. Sayuran hijau, buah-buahan, biji-bijian, dan kacang-kacangan dapat membantu memenuhi kebutuhan vitamin serta mineral harian.

    Biotin atau vitamin B7 juga sering dikaitkan dengan kesehatan kuku. Namun, suplemen biotin tidak selalu diperlukan, terutama jika kebutuhan nutrisi sudah terpenuhi melalui makanan. Sebaiknya, konsultasikan dengan tenaga kesehatan sebelum mengonsumsi suplemen.


    5. Potong dan Kikir Kuku dengan Benar


    cara alami menguatkan kuku, kuku, nail care, nail, perawatan kuku

    (Berbagai cara alami menguatkan kuku. Foto: Dok. Sergey Meshkov/ Pexels)


    Kebiasaan merawat kuku juga berpengaruh terhadap kekuatannya. Potong kuku secara teratur dan gunakan kikir yang lembut untuk merapikan ujungnya. Hindari menggigit kuku, mengorek bagian bawah kuku secara berlebihan, atau mencabut lapisan kuku yang mengelupas.

    Kamu juga sebaiknya membatasi penggunaan aseton dan produk nail art yang dapat membuat kuku semakin kering.


    (Baca juga: Ini Berbagai Kesehatan Kuku dan 5 Tips Perawatannya!)


    Menguatkan kuku membutuhkan perawatan yang konsisten. Jika kuku tetap rapuh, berubah warna, menebal, atau terlepas tanpa sebab yang jelas, sebaiknya periksakan diri ke dokter untuk mengetahui kemungkinan penyebabnya.



    (Penulis: Sania Zelikha)





 

Related Articles

Advertisement - Continue Reading Below