-
Buat kamu yang memiliki rambut panjang, mungkin tidak jarang memilih untuk mengikat rambut. Selain membuat tampilan lebih rapi, mengikat rambut juga terasa lebih praktis, terutama saat beraktivitas. Namun, terlalu sering mengikat rambut bisa berdampak buruk bagi kesehatan rambut dan kulit kepala. Jika tidak dilakukan dengan cara yang tepat, kebiasaan ini bisa menyebabkan berbagai masalah, mulai dari rambut rontok hingga kerusakan akar rambut. Berikut beberapa dampak yang perlu kamu perhatikan.
1. Rambut Mudah Patah
(Berbagai dampak ikat rambut terlalu sering. Foto. Dok. Bennie Lucas Bester/ Pexels)
Salah satu dampak utama dari terlalu sering mengikat rambut adalah meningkatnya risiko rambut patah. Saat rambut diikat terlalu kencang, helai rambut akan tertarik dengan kuat, menyebabkan tekanan berlebih pada batang rambut. Jika dilakukan terus-menerus, rambut bisa menjadi rapuh dan lebih mudah patah, terutama pada bagian yang sering terkena ikatan.
(Baca Juga: Wah! Ini 10 Tips Menghilangkan Komedo Hitam di Wajah)
2. Akar Rambut Melemah
Tekanan yang diberikan oleh ikatan rambut juga bisa berdampak pada akar rambut. Mengikat rambut dengan kencang dalam waktu lama dapat membuat folikel rambut melemah. Jika kebiasaan ini terus berlanjut, rambut bisa mengalami kerontokan berlebih. Dalam jangka panjang, kondisi ini bahkan bisa menyebabkan penipisan rambut atau kebotakan di area tertentu.
3. Sakit Kepala Akibat Tarikan Berlebih
Kalau kamu mengikat rambut terlalu sering, terutama dengan kunciran yang sangat kencang, bisa menyebabkan sakit kepala. Tarikan yang terjadi pada kulit kepala mempengaruhi saraf di sekitarnya sehingga menimbulkan ketegangan dan rasa tidak nyaman. Jika kamu sering mengalami sakit kepala setelah mengikat rambut, sebaiknya mulai mengendurkan ikatan atau memilih gaya rambut yang lebih longgar.
4. Rambut Kusut dan Kaku
Perubahan tekstur rambut bisa terjadi saat kamu terlalu sering mengikat rambut. Rambut yang sering diikat cenderung menjadi lebih kaku dan sulit diatur, terutama jika kamu tidak memberikan perawatan yang cukup. Selain itu, ikatan yang terlalu lama juga bisa membuat rambut kusut dan sulit disisir.
5. Kulit Kepala Tidak Bisa Bernapas dengan Baik
(Berbagai dampak ikat rambut terlalu sering. Foto. Dok. Moose Photos/ Pexels)
Rambut yang selalu diikat membuat sirkulasi udara di kulit kepala menjadi kurang optimal. Akibatnya, produksi minyak alami pada kulit kepala bisa terganggu, menyebabkan kulit kepala menjadi terlalu kering atau terlalu berminyak. Hal ini bisa memicu berbagai masalah kulit kepala, seperti ketombe atau gatal-gatal.
6. Meninggalkan Bekas pada Rambut
Jika kamu sering mengikat rambut di posisi yang sama setiap hari, ikatan tersebut bisa meninggalkan bekas pada rambut. Bekas ini biasanya berupa lekukan atau garis yang membuat rambut terlihat tidak rata. Selain mengganggu penampilan, rambut juga bisa kehilangan bentuk alaminya jika terlalu sering diikat dalam posisi yang sama.
7. Risiko Traksi Alopecia
Traksi alopecia adalah kondisi di mana rambut mengalami kerontokan akibat tekanan berlebih yang terjadi dalam waktu lama. Rambut yang diikat secara terus menerus dapat menyebabkan kondisi ini, terutama jika kamu menggunakan gaya rambut seperti kunciran tinggi atau kepang yang terlalu ketat. Jika tidak segera diatasi, traksi alopecia bisa menyebabkan rambut sulit tumbuh kembali.
Tips Mengikat Rambut dengan Aman
(Berbagai dampak ikat rambut terlalu sering. Foto. Dok. Cottombro Studio/ Pexels)
Agar rambut tetap sehat meskipun sering diikat, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan yakni dengan menggunakan ikat rambut berbahan lembut, seperti scrunchie atau ikat rambut tanpa logam yang tidak menyebabkan gesekan berlebih. Lalu, hindari mengikat rambut terlalu kencang, terutama saat tidur atau dalam waktu yang lama.
(Baca Juga: 4 Rekomendasi Moisturizer Terbaik Untuk Kulit Kombinasi)
Mengikat rambut memang memberikan banyak manfaat dalam hal kenyamanan dan estetika. Namun, jika dilakukan terlalu sering dan terlalu kencang, kebiasaan ini bisa berdampak buruk bagi kesehatan rambut dan kulit kepala. Dengan mengatur frekuensi dan cara mengikat rambut yang lebih baik, kamu bisa menjaga rambut tetap kuat, sehat, dan indah.
(Penulis: Sania Zelikha)
-