-
Di era digital ini, media sosial telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Instagram, Facebook, TikTok platform ini bukan hanya tempat berbagi momen, tapi juga sarana ekspresi diri, termasuk dalam hal percintaan. Pertanyaannya, perlukah kita memamerkan kemesraan dengan pasangan di media sosial?
Jawabannya, tentu saja, tidak sesederhana hitam dan putih. Ada banyak faktor yang perlu dipertimbangkan sebelum kamu memutuskan untuk mengunggah foto pasangan atau tidak. Yuk, simak artikelnya!
Alasan Mengapa Orang Memposting Pasangan di Media Sosial
(Alasan Mengapa Orang Memposting Pasangan di Media Sosial. Foto: Dok. Freepik)
- Validasi dan Pengakuan: Mengunggah foto mesra bersama pasangan bisa menjadi cara untuk menunjukkan pada dunia (atau setidaknya followers) bahwa kamu sedang berbahagia dan dicintai.
- Meningkatkan Keintiman: Bagi sebagian orang, berbagi momen kebersamaan di media sosial dapat mempererat hubungan dan menciptakan kenangan digital yang bisa dikenang di masa depan.
- Menjaga Hubungan: Ada yang percaya bahwa dengan "mempublikasikan" hubungan, pasangan akan lebih terikat dan kecil kemungkinan untuk berselingkuh.
- Menunjukkan Komitmen: Memposting foto pasangan bisa diartikan sebagai deklarasi komitmen dan keseriusan dalam hubungan.
- Sekadar "Mengikuti Tren": Di era di mana "apa yang ada di medsos adalah realita", banyak orang merasa "wajib" memposting pasangan karena semua orang melakukannya.
(Baca Juga: Ini 8 Cara Memberanikan Diri untuk Mendekati Pria. Yuk!)
Risiko Memposting Pasangan di Media Sosial
(Risiko Memposting Pasangan di Media Sosial. Foto: Dok. Freepik/Garetsvisual)
- Menimbulkan Kecemburuan dan Rasa Tidak Aman: Pamer kemesraan secara berlebihan bisa memicu rasa iri atau insecure pada orang lain, bahkan pada pasanganmu sendiri.
- Mengundang "Drama" yang Tidak Perlu: Komentar negatif atau "nyinyiran" netizen bisa mengganggu ketenangan hubunganmu.
- Menciptakan Ekspektasi yang Tidak Realistis: Foto-foto "sempurna" di media sosial seringkali tidak mencerminkan realita hubungan yang sebenarnya, yang tentu saja memiliki pasang surutnya sendiri.
- Mengaburkan Batasan Privasi: Memposting terlalu banyak detail tentang hubunganmu bisa mengurangi privasi dan membuka ruang bagi orang lain untuk ikut campur.
- Menjadi "Bumerang" jika Hubungan Berakhir: Bayangkan rasa malu dan repotnya menghapus semua foto bersama mantan jika hubungan berakhir.
Jadi, Bagaimana Seharusnya?
(Komunikasi dengan pasangan. Foto: Dok. Freepik/Tirachardz)
Keputusan untuk memposting pasangan di media sosial sepenuhnya ada di tanganmu dan pasangan. Tidak ada aturan baku yang harus diikuti. Yang terpenting adalah:
- Komunikasi: Bicarakan dengan pasangan tentang batasan dan kenyamanan masing-masing terkait berbagi momen di media sosial.
- Keseimbangan: Temukan keseimbangan antara menjaga privasi dan berbagi kebahagiaan dengan orang terdekat.
- Fokus pada Kualitas Hubungan: Ingatlah bahwa kebahagiaan dan kekuatan hubungan tidak ditentukan oleh seberapa sering kamu memposting foto pasangan di media sosial.
(Baca Juga: Ini 8 Cara Membuka Percakapan dengan Crush)
Media sosial bisa menjadi "alat" yang ampuh untuk mengekspresikan cinta dan kebahagiaan. Namun, gunakanlah dengan bijak. Prioritaskan komunikasi dan keintiman dalam hubungan "nyata", bukan hanya di dunia maya.
(Penulis: Deanisha Oktaviani)
-