-
Ketombe merupakan salah satu masalah kulit kepala yang cukup umum dialami. Namun, tidak semua ketombe memiliki kondisi yang sama. Secara umum, ketombe dapat terlihat dalam kondisi kering atau basah. Keduanya memiliki karakteristik yang berbeda sehingga perawatannya pun perlu disesuaikan.
Berikut beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk merawat ketombe basah maupun kering.
Tips Perawatan Ketombe Basah dan Kering yang Tepat
- Kenali kondisi kulit kepala
- Gunakan sampo antiketombe
- Jangan menggaruk kulit kepala
- Sesuaikan frekuensi keramas
- Hindari produk yang berpotensi mengiritasi
5 Perbedaan Ketombe Basah dan Kering yang Perlu Kamu Ketahui
1. Ketombe Kering Memiliki Serpihan Putih
(Berbagai perbedaan ketombe basah dan kering. Foto: Dok. Armin Rimoldi/ Pexels)
Ketombe kering biasanya ditandai dengan serpihan kecil berwarna putih atau abu-abu yang mudah rontok dari kulit kepala. Serpihan ini sering terlihat pada rambut atau pakaian, terutama setelah kamu menggaruk kepala.
Kondisi tersebut dapat disertai rasa gatal dan kulit kepala terasa kering atau tertarik. Penggunaan produk rambut tertentu, cuaca dingin, hingga kebiasaan keramas yang kurang sesuai dapat membuat kulit kepala semakin kering.
2. Ketombe Basah Cenderung Menempel di Kulit Kepala
Berbeda dari ketombe kering, ketombe basah biasanya tampak sebagai serpihan yang lebih besar, berminyak, dan menempel pada kulit kepala. Warnanya dapat terlihat putih kekuningan karena bercampur dengan minyak alami kulit kepala.
Ketombe jenis ini sering muncul ketika produksi sebum di kulit kepala berlebih. Kamu juga mungkin merasakan kulit kepala lebih berminyak, gatal, atau mengalami kemerahan.
3. Penyebabnya Tidak Selalu Sama
(Berbagai perbedaan ketombe basah dan kering. Foto: Dok. Kaboompics/ Pexels)
Ketombe dapat berkaitan dengan berbagai faktor, termasuk kondisi kulit kepala, produksi minyak berlebih, iritasi terhadap produk rambut, maupun pertumbuhan jamur Malassezia yang secara alami terdapat di kulit.
Pada ketombe yang disertai kemerahan, rasa gatal yang intens, atau kulit kepala sangat berminyak dan bersisik, kondisi tersebut juga dapat berkaitan dengan dermatitis seboroik.
4. Perawatannya Perlu Disesuaikan
Jika kulit kepala cenderung kering, kamu dapat menghindari produk yang terlalu keras dan memilih sampo yang lembut. Sementara itu, kulit kepala yang berminyak dapat membutuhkan pembersihan yang lebih teratur untuk membantu mengurangi penumpukan minyak dan serpihan.
Sampo antiketombe dengan bahan aktif tertentu juga dapat membantu mengendalikan ketombe. Gunakan sesuai petunjuk pada kemasan agar hasilnya lebih optimal.
5. Perhatikan Jika Kondisinya Tidak Membaik
(Berbagai perbedaan ketombe basah dan kering. Foto: Dok. Ketut Subiyanto/ Pexels)
Ketombe ringan umumnya dapat dikendalikan dengan perawatan kulit kepala yang tepat. Namun, jika ketombe tidak kunjung membaik, semakin parah, menimbulkan luka akibat garukan, atau disertai kemerahan yang menetap, sebaiknya kamu berkonsultasi dengan dokter kulit untuk mengetahui penyebabnya.
(Baca juga: Tidak Perlu Khawatir, Ini 6 Cara Ampuh Mengatasi Ketombe)
Dengan mengenali perbedaan ketombe basah dan kering, kamu dapat memilih perawatan yang lebih sesuai dengan kondisi kulit kepala.
(Penulis: Sania Zelikha)
-