-
Cinta punya cara merangkai cerita bagi dua orang yang akhirnya menjalin hubungan hingga akhirnya memutuskan untuk mengikat janji sehidup semati. Mungkin berawal dari persahabatan sejak kecil atau dua orang asing yang memecah rasa canggung, ada cinta yang justru mengisi sudut-sudut hati setiap pasangan untuk bertumbuh bersama dan saling melengkapi.
Glow to ‘I Do’ with Natasha, sebuah program inisiasi Natasha Skin Clinic mempertemukan tim Her World dengan enam pasangan yang bersiap menyambut babak baru dalam kehidupan dan hubungan mereka. Tak hanya menjadi ruang untuk berbagi cerita, melalui program ini Natasha turut mendampingi para calon pengantin dalam mempersiapkan kesehatan dan penampilan kulit lewat rangkaian perawatan yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan masing-masing.
Duduk bersama kami, para calon pengantin ini berbagi cerita tentang bagaimana mereka bertumbuh bersama sebagai pasangan dengan cinta yang rela berkompromi dan konsisten saling melengkapi, hingga persiapan untuk tampil semakin percaya diri saat mengucapkan “I Do”.
Gabriel Ricardo Reyner (Ricky), 31 & Lia Marchelina Yuanto (Lia), 30
(Gabriel Ricardo Reyner & Lia Marchelina Yuanto.)
Dalam perjalanan kehidupan pasangan Ricky dan Lia seolah-olah ada benang merah yang pelan-pelan mendekatkan keduanya. Berawal dari bangku sekolah dasar, keduanya saling mengenal dan berkawan hingga hidup membawa mereka dalam perjalanan masing-masing. Namun, tak disangka, beberapa tahun kemudian, keduanya menempuh studi di universitas yang sama di Surabaya dan selepas lulus, kembali ke kampung halaman mereka, Yogyakarta untuk mewujudkan rencana masing-masing.
Saat Ricky memiliki intensi mendekati, rasanya semesta turut mendukung, karena kedekatan mereka terjalin saat Ricky mengirimkan foto pameran Hello Kitty – karakter kartun yang disukai Lia – saat ia berlibur ke Jepang. Berawal dari satu pesan, hubungan ini pelan-pelan memasuki babak baru yang lebih serius.
“[Selama menjalin hubungan] Dia mengajarkan saya cara bersosialisasi dengan orang lain, lebih dewasa, dan bijak dalam menyikapi suatu masalah,” cerita Lia.
Setelah tujuh tahun berpacaran, bagi Ricky dan Lia dinamika hubungan mereka terasa seperti persahabatan yang terjalin selama bertahun-tahun. Namun, tak mereka pungkiri, perbedaan cara memandang suatu masalah menjadi tantangan di awal hubungan, tetapi komunikasi yang terus mereka bangun mampu mendewasakan mereka hingga hari ini.
“Awalnya sempat challenging, karena saya lebih mengandalkan logika, Lia lebih [mengandalkan] perasaan. Namun, kita jadi belajar untuk berusaha mencari jalan tengah dan bagusnya, saat ada masalah, kami duduk bersama untuk mencari solusinya bersama,” ungkap Ricky.
Ketika memutuskan untuk menikah, Lia merasa telah menemukan teman hidup yang bisa ia ajak untuk sama-sama berkembang menjadi pribadi lebih baik selagi menikmati setiap proses hidup yang dijalani bersama. Sebab, melihat kembali hubungan yang terjalin, mereka belajar bahwa cinta terkadang bisa tumbuh dari hal-hal kecil dan sederhana.
FOTO GUSTAMA PANDU DIGITAL IMAGING RAGHAMANYU HERLAMBANG PENGARAH GAYA GIRAH ABABYL M.K TATA RIAS DANIELLA KESYA TATA RAMBUT VONY GROOMING CHARLES SEBASTIAN BUSANA LOOKBOUTIQUESTORE, DIKHA SIGIT FASHION
Muhammad Rafid Edi Putra, 26 & Almadinna Jasmine, 26
(Muhammad Rafid Edi Putra & Almadinna Jasmine.)
Saling mengenal pada 2018, bersahabat sejak itu, perjalanan cinta Jasmine dan Rafid (yang resmi menjadi sepasang suami istri saat cerita ini dipublikasikan) mengajak keduanya untuk bersama-sama tumbuh keluar dari zona nyaman dan lebih fleksibel dalam menjalani proses hidup, yang terkadang tak sesuai rencana.
Saat Rafid dan Jasmine yakin untuk menjalani kehidupan rumah tangga bersama, persiapan pernikahan menjadi tantangan tersendiri dalam hubungan mereka. Dengan detail-detail kebutuhan pernikahan yang kerap mengganggu pikiran, sekaligus tuntutan pekerjaan masing-masing yang tak berkurang, keduanya tengah menemukan keseimbangan antara dua komitmen ini.
“Dalam persiapan pernikahan ini, tidak hanya andil saya dan Rafid, tetapi juga keluarga. Banyak proses dan diskusi dengan keluarga yang harus dilakukan, apalagi dengan perbedaan pendapat, nilai, maupun cara pandang dalam menyelesaikan masalah. Proses [persiapan pernikahan] ini mendewasakan cara kita menerima satu sama lain dan mencari solusi bersama,” ungkap Jasmine.
Terlepas dari tantangan yang dihadapi, keduanya duduk berbincang bersama Her World dengan penuh kesiapan untuk membangun bahtera rumah tangga bersama. Dengan visi dan misi yang selaras, ditambah kenyamanan bertukar pikiran serta perasaan satu sama lain, Jasmine dan Rafid sama-sama menemukan pasangan yang dapat membersamai mereka untuk menjadi pribadi lebih baik.
“Pada akhirnya, bukan hanya ketenangan yang dibutuhkan, tetapi juga tujuan yang sama. Sebab, kalau tujuan akhirnya berbeda, apa yang dibangun akan jadi sia-sia,” ungkap Rafid.
FOTO GUSTAMA PANDU DIGITAL IMAGING RAGHAMANYU HERLAMBANG PENGARAH GAYA EGA SEGARRA TATA RIAS DANIELLA KESYA TATA RAMBUT VONY GROOMING CHARLES SEBASTIAN BUSANA LOOKBOUTIQUESTORE, MARKS AND SPENCER
Zaki Alamsyah, 30 & Meliyana Putri, 26
(Zaki Alamsyah & Meliyana Putri.)
“Kecerdasan emosional itu benar-benar harus dipelajari. Menurut saya, komunikasi itu butuh, tetapi kecerdasan emosional juga sangat diperlukan,” ungkap Zaki, setelah melihat kembali bagaimana ia bertumbuh selama menjalin hubungan dengan Meliyana.
Berawal dari rekan kerja, hingga sekarang tengah mempersiapkan diri untuk menjadi teman hidup, Meliyana dan Zaki menjalani enam tahun hubungan yang penuh pendewasaan. Dua kepribadian hampir bertolak belakang, Meliyana yang cenderung mudah tersulut emosi saat ada hal-hal tak sesuai rencananya bertemu dengan Zaki yang penyabar dan menjalani hidup mengikuti arus. Perjumpaan keduanya menjadi cara semesta untuk mengajarkan mereka tumbuh menjadi pribadi lebih baik, bersama.
“Kalau tidak bersama Zaki, saya tidak tahu kalau jangkauan dunia ternyata lebih luas dan informasi banyak yang harus diterima. Ia juga memberi kesempatan dan jalan bagi saya untuk berubah [menjadi lebih baik],” cerita Meliyana.
Sebelum akhirnya memutuskan untuk menikah, kompromi menjadi kata yang lekat dalam dinamika hubungan ini. Bukan sesuatu yang mudah, baik Zaki dan Meliyana belajar bahwa kompromi bukan berarti terus mencari win-win solution tetapi memilih keputusan yang terbaik, sekalipun tak selalu nyaman dilakukan, untuk menjaga keutuhan hubungan yang terjalin. Sebab, Meliyana juga mengungkapkan kunci dalam hubungan, selain perasaan cinta, tetapi juga keinginan untuk saling mengalah.
FOTO GUSTAMA PANDU DIGITAL IMAGING RAGHAMANYU HERLAMBANG PENGARAH GAYA EGA SEGARRA TATA RIAS DANIELLA KESYA TATA RAMBUT TEMMY BUSANA ETIQUETTE WHITE, MARKS AND SPENCER
Harven Isaac Sarayar, 34 & Meidysa Yuanda Safa, 28
(Harven Isaac Sarayar & Meidysa Yuanda Safa)
Me and You vs The World, jadi prinsip pasangan Isaac dan Meidy saat mereka memberanikan diri untuk memasuki babak baru dalam hubungan. Berawal dari pertemanan di ruang kerja, Meidy dan Isaac menemukan ruang nyaman setiap kali keduanya berbincang. Kedekatan itu kemudian tumbuh membawa mereka ke hubungan yang lebih serius. Empat tahun bergulir, Meidy dan Isaac pelan-pelan bertumbuh sebagai pribadi, hingga akhirnya mereka yakin untuk tumbuh bersama sebagai teman hidup. Sebuah komitmen besar yang tak pernah mereka kira akan diambil, mengingat ada perbedaan besar dalam diri masing-masing.
“Kami memiliki perbedaan keyakinan dan saat memutuskan untuk menikah, tahu betul akan ada tantangan. Ia [Isaac] menyakinkan saya untuk berkomitmen, apapun hasilnya, tetap memilih satu sama lain,” cerita Meidy.
Tumbuh bersama selama beberapa tahun terakhir dan berkomitmen untuk bersama seumur hidup, Meidy dan Isaac saling belajar serta mengajarkan. Isaac mengajarkan Meidy untuk tahu kapan harus mengambil jeda, sedangkan Meidy mengajarkan Isaac bahwa penting menjalani hidup dengan lebih visioner dan rapi.
“Cara dia menjalankan suatu hal harus cepat tanggap. Akhir-akhir ini, saya baru mengenal bahwa ia harus [melakukan sesuatu] terencana. Saya juga jadi belajar untuk [menjalani hidup] lebih visioner, lebih rapi, dan lebih berinisiatif,” ungkap Isaac.
Dengan pernikahan di depan mata, prinsip hidup me and you vs the world, yang dipegang sejak awal, menjadi landasan Meidy dan Isaac untuk hidup sebagai sepasang suami istri, serta kelak, keluarga kecil yang akan mereka bangun bersama.
FOTO GUSTAMA PANDU DIGITAL IMAGING RAGHAMANYU HERLAMBANG PENGARAH GAYA EGA SEGARRA TATA RIAS DANIELLA KESYA TATA RAMBUT TEMMY BUSANA LOOKBOUTIQUESTORE, MARKS AND SPENCER
Ragil Galanino (Nino), 26 & Faustina Anjani Dewanto (Anjani), 26
(Ragil Galanino & Faustina Anjani Dewanto.)
Pertemuan singkat di masa SMA ternyata meninggalkan rasa kagum dalam hati Nino saat ia berkenalan dengan Anjani. Ada kedekatan yang terjalin, tanpa ada label yang mengikat, hingga masa SMA selesai membuat Nino dan Anjani menjalani proses hidup masing-masing. Hingga akhirnya semesta kembali mempertemukan mereka di waktu yang paling tepat.
Keduanya baru selesai dari hubungan panjang dan butuh teman untuk bertukar pikiran, Anjani dan Nino (yang ternyata saat itu bekerja di kantor yang berdekatan) kembali bertemu. Pertemuan itu mengawali perjalanan cinta mereka sampai akhirnya memutuskan untuk menghabiskan sisa hidup bersama.
“Saya punya banyak concern terhadap laki-laki dan banyak mengeluhkan hal ini ke dia, tapi ternyata Nino bisa membuktikan bahwa dia berbeda dari semua hal yang saya tidak suka,” ungkap Anjani.
Selain ruang kebebasan untuk Anjani terus bertumbuh, baik dalam karier maupun keseharian, hubungan keduanya ini juga membentuk Nino menjadi pribadi yang lebih baik. Dengan semua pengalaman, keresehan, dan harapan masing-masing, keduanya mengakui bahwa hubungan ini diberikan kemudahan dalam menjalaninya.
“Hubungan ini terasa pas karena Anjani bisa fokus bekerja, saya bisa main dengan teman-teman. Selama Anjani tidak lupa makan dan memberi kabar, hubungan berjalan aman-aman saja,” cerita Nino.
Dengan bahtera pernikahan yang akan mereka jalani, komunikasi dan kejujuran menjadi dua nilai penting yang melandasi hubungan keduanya. Bagi Nino, hubungan ini dilakukan oleh dua orang dan perlu komunikasi untuk menjalankannya, serta bagi Anjani, komunikasi yang baik juga perlu disertai dengan kejujuran. Sebab, melihat hubungannya dengan Nino, kejujuran adalah salah satu penting hal yang dibutuhkan Anjani.
FOTO GUSTAMA PANDU DIGITAL IMAGING RAGHAMANYU HERLAMBANG PENGARAH GAYA EGA SEGARRA TATA RIAS IEN TATA HIJAB KIKIE GROOMING CHARLES SEBASTIAN BUSANA LOOKBOUTIQUESTORE, MARKS AND SPENCER
Joanne Sunarisa, 30 & Daniel Jonathan, 36
(Joanne Sunarisa & Daniel Jonathan.)
Koneksi internet lambat, sedangkan seorang perempuan, di sebuah kafe, diburu waktu untuk bisa mengikuti online meeting tak pikir panjang ia pun memberanikan untuk meminjam hotspot ke orang asing yang duduk di sebelah mejanya. Siapa sangka, koneksi internet yang kembali cepat ini menjadi awal kisah cinta pasangan Joanne dan Daniel.
Interaksi yang terasa sederhana di awal, perlahan terbangun komunikasi yang lebih intens. Dengan latar belakang dan bisnis keduanya, Joanne dan Daniel sama-sama menemukan rasa nyaman untuk saling bertukar pikiran serta membicarakan berbagai macam hal. Kedekatan yang terasa mengalir, sampai mereka berkomitmen untuk menjalani hidup bersama.
“Bagi saya, Joanne itu orang yang sangat percaya dan enak diajak ngobrol. Semakin dekat dengan Joanne, saya belajar untuk jadi pribadi yang lebih fleksibel, bahwa tidak semua hal harus mengikuti kemauan diri sendiri,” ungkap Daniel.
Hal serupa juga didapatkan Joanne selama menjalin hubungan dengan Daniel. Dengan peran keduanya sebagai pemimpin dalam bisnis yang dijalani masing-masing, Joanne dan Daniel kerap terbiasa memutar otak untuk menemukan solusi atas berbagai masalah yang dihadapi. Namun, bersama, dalam proses hidup yang dijalani sekarang, keduanya belajar untuk saling mendengarkan dan sama-sama menemukan jalan tengah atas tantangan yang dihadapi.
“Kami selalu berharap walaupun [kami] berada di fase hidup yang berbeda, kami tetap berjalan di arah yang sama,” ujar Joanne.
Karier yang sama-sama menyita waktu dan energi, proses hidup yang terkadang tak selalu menawarkan alasan untuk tersenyum, kehadiran Joanne dan Daniel dalam kehidupan satu sama lain ternyata justru memberikan ruang untuk terus bertumbuh tanpa harus menjadi orang lain, sekaligus mereka punya teman untuk merayakan dan menjalani berbagai fase hidup bersama.
FOTO GUSTAMA PANDU DIGITAL IMAGING RAGHAMANYU HERLAMBANG PENGARAH GAYA GIRAH ABABYL M.K TATA RIAS MAE TATA RAMBUT TEMMY GROOMING CHARLES SEBASTIAN BUSANA LOOKBOUTIQUESTORE, ABERCROMBIE & FITCH
-