Wah! Ini 5 Ciri Jerawat Batu yang Paling Mudah Dikenali


  • Berbagai ciri-ciri jerawat batu yang paling mudah dikenali. (Foto: Dok. Hanna Pad/ Pexels)



    Jerawat batu merupakan salah satu jenis jerawat yang dapat menimbulkan rasa nyeri dan peradangan pada kulit. Berbeda dengan jerawat biasa, jerawat batu cenderung berukuran lebih besar, terasa keras, dan muncul di lapisan kulit yang lebih dalam. Kondisi ini dapat mengganggu penampilan serta meninggalkan bekas jika tidak ditangani dengan tepat.


    Perbedaan Jerawat Batu, Nodul, dan Jerawat Biasa

    Jerawat batu merupakan istilah yang umum digunakan untuk menggambarkan jerawat yang meradang, berukuran besar, dan terasa nyeri. Dalam penggunaan sehari-hari, istilah ini sering merujuk pada jerawat kistik atau jerawat nodulokistik.

    Jerawat nodul merupakan jenis jerawat yang terbentuk ketika peradangan terjadi lebih dalam di lapisan kulit. Berbeda dengan jerawat biasa, nodul terasa keras saat disentuh, berukuran relatif besar, dan dapat menimbulkan rasa nyeri.

    Jerawat biasa merupakan jenis jerawat yang umumnya muncul akibat pori-pori tersumbat oleh minyak berlebih, sel kulit mati, dan bakteri. Jenis jerawat ini dapat berupa komedo, papula, maupun pustula.

    Agar kamu bisa mengenalinya sejak awal, penting untuk mengetahui ciri-ciri jerawat batu dan cara membedakannya dari jenis jerawat lainnya. Berikut beberapa tanda yang paling mudah dikenali.


    Ciri-Ciri Jerawat Batu yang Paling Mudah Dikenali dan Cara Mengatasinya

    1. Benjolan Berukuran Besar dan Terasa Keras



    (Berbagai ciri-ciri jerawat batu yang paling mudah dikenali. Foto: Dok. Hanna Pad/ Pexels)


    Salah satu ciri utama jerawat batu adalah munculnya benjolan yang relatif besar di permukaan kulit. Benjolan ini biasanya terasa padat atau keras ketika disentuh karena peradangan terjadi di lapisan kulit yang lebih dalam.

    Jerawat batu dapat muncul di pipi, dagu, dahi, hidung, hingga area rahang. Ukurannya bisa bervariasi, tetapi umumnya lebih besar dibandingkan komedo atau jerawat kecil biasa.


    2. Terasa Nyeri saat Disentuh

    Jerawat batu sering kali menimbulkan rasa sakit, bahkan ketika kamu tidak menyentuhnya. Hal ini terjadi akibat peradangan yang memengaruhi jaringan kulit di sekitarnya.

    Rasa nyeri bisa semakin terasa ketika benjolan tertekan, misalnya saat kamu tidur dengan posisi wajah menempel pada bantal. Jika jerawat terasa sangat sakit atau terus memburuk, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit.


    3. Berwarna Merah dan Mengalami Peradangan



    (Berbagai ciri-ciri jerawat batu yang paling mudah dikenali. Foto: Dok. Hanna Pad/ Pexels)


    Ciri berikutnya adalah kulit di sekitar jerawat tampak kemerahan, bengkak, atau terasa hangat. Perubahan ini merupakan tanda adanya proses peradangan.

    Pada sebagian orang, jerawat batu juga dapat terlihat berwarna kemerahan hingga keunguan, terutama ketika peradangannya cukup berat. Namun, warna dan tampilannya dapat berbeda bergantung pada warna kulit serta tingkat keparahan jerawat.


    4. Tidak Selalu Memiliki Mata Jerawat

    Berbeda dengan jerawat yang memiliki titik putih atau kuning di bagian tengah, jerawat batu sering kali tidak mempunyai mata jerawat yang terlihat jelas.

    Karena terbentuk lebih dalam di bawah permukaan kulit, isinya tidak selalu dapat keluar dengan mudah. Oleh sebab itu, kamu sebaiknya tidak memencet atau menusuk jerawat batu karena tindakan tersebut dapat memperparah peradangan dan meningkatkan risiko terbentuknya bekas luka.


    5. Sulit Hilang dan Berisiko Meninggalkan Bekas



    (Berbagai ciri-ciri jerawat batu yang paling mudah dikenali. Foto: Dok. Hanna Pad/ Pexels)


    Jerawat batu umumnya membutuhkan waktu lebih lama untuk mereda dibandingkan jerawat ringan. Benjolan dapat bertahan selama beberapa minggu, bahkan lebih lama jika peradangannya berat atau tidak mendapatkan penanganan yang sesuai.

    Selain itu, jerawat batu memiliki risiko lebih tinggi meninggalkan bekas berupa noda gelap, kemerahan, atau jaringan parut yang membuat permukaan kulit tampak tidak rata.

    Jika kamu mengalami jerawat batu, hindari memencetnya dan gunakan produk perawatan kulit yang lembut serta tidak menyumbat pori-pori. Kamu juga bisa mengompres area yang meradang dengan kompres dingin berlapis kain untuk membantu meredakan rasa tidak nyaman.


    (Baca juga: 6 Obat jerawat yang Ampuh untuk Kamu)


    Apabila jerawat batu terasa nyeri, muncul berulang kali, berjumlah banyak, atau mulai meninggalkan bekas luka, sebaiknya periksakan diri ke dokter kulit. Penanganan yang tepat dapat membantu mengendalikan peradangan dan mengurangi risiko kerusakan kulit lebih lanjut.



    (Penulis: Sania Zelikha)