-
Daun mint memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan fisik, mental, dan lainnya. (Foto: Dok. Lukas/Pexels)
Pasti kamu sudah sering melihat daun yang satu ini berada di atas minumanmu. Daun mint sering diletakkan di atas minuman untuk menambah warna, rasa, dan aroma. Daun ini memang memiliki aroma dan cita rasa yang khas.
Namun selain di atas minuman, daun ini juga cukup sering dan mudah ditemukan dalam kandungan-kandungan barang lainnya, bukan? Mengapa daun mint sangat sering digunakan, ya? Menurut beberapa sumber, daun mint ternyata memiliki berbagai manfaat di berbagai bidang yang berbeda. Yuk disimak!
1. Antibakteri alami
(Sifat antibakteri pada daun mint dapat mencegah pertumbuhan bakteri penyebab penyakit kulit. Foto: Dok. Chad/Pexels)
Daun mint identik dengan kandungan mentol yang ada di dalamnya. Ternyata, selain bermanfaat sebagai menambah aroma dan rasa, mentol memiliki sifat antibakteri alami yang kuat. Sifat ini berguna untuk meminimalkan kontaminasi bakteri penyebab penyakit kulit. Maka dari itu, kamu pasti sering menemukan kandungan daun mint yang terdapat pada produk perawatan kulit seperti sabun, pelembap, dan minyak gosok.
2. Menjaga kesehatan gigi dan mulut
(Daun mint memberi efek segar pada mulut dan pernapasan. Foto: Dok. Shiny Diamond/Pexels)
Sangat mudah ditemukan obat kumur dan pasta gigi yang mengandung daun mint. Daun mint memberikan efek segar pada mulut dan pernapasan. Maka dari itu, juga banyak permen yang mengandung daun mint untuk menyamarkan bau mulut. Penelitian juga mengungkapkan bahwa daun mint dalam pasta gigi dan obat kumur memiliki efek antibakteri yang dapat membunuh bakteri penyebab bau mulut. Tidak hanya bau mulut, tetapi juga bakteri penyebab masalah gigi dan gusi.
(Baca juga: Cara Membuat Kue Kering Mint & Chocolate Chips)
3. Meningkatkan fungsi otak
(Daun mint berfungsi meningkatkan fokus dan kewaspadaan saat menyetir. Foto: Dok. Peter Fazekas/Pexels)
Ternyata daun mint juga dapat mendorong kesehatan fungsi otak. Hal ini terbukti melalui penelitian terhadap 144 orang dewasa yang mengungkapkan bahwa dengan mencium aroma mint selama lima menit sebelum ujian dapat meningkatkan memori secara signifikan. Penelitian lain juga memperoleh hasil bahwa menghirup aroma mint saat mengemudi dapat meningkatkan fokus dan kewaspadaan, serta menurunkan tingkat frustrasi, cemas, dan lelah. Maka dari itu, daun mint sering digunakan menjadi bahan dasar aromaterapi.
4. Mengatasi keluhan pernapasan
(Daun mint berfungsi sebagai relaksan yang baik bagi penderita asma. Foto: Dok. Gustavo Fring/Pexels)
Daun mint ternyata sangat dianjurkan bagi kamu yang memiliki asma. Mengonsumsi secara rutin dapat memberi efek menenangkan bagi penderita asma. Hal ini dikarenakan daun mint bergungsi sebagai relaksan yang baik dan efektif meredakan hidung tersumbat.
Daun mint dapat menjadi solusi membersihkan hidung tersumbat karena kandungan mentolnya membantu dan meningkatkan pernapasan menjadi lebih mudah. Fakta lainya juga mengungkapkan bahwa daun mint dapat mengurangi iritasi karena batuk kronis.
5. Merawat kulit
(Sifat antibakteri, antijamur, anti-inflamasi ampuh atasi masalah jerawat. Foto: Dok. Andrea Piacquadio/Pexels)
Masih ingat dengan sifat antibakteri yang terkandung dalam daun mint? Ternyata, selain antibakteri, daun mint juga memiliki sifat antijamur dan anti-inflamasi yang kuat. Oleh karena itu, daun mint ternyata sudah dipakai sejak lama sebagai obat untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat dan bekas luka.
Daun mint efektif menurunkan peradangan dan kemerahan pada jerawat. Selain sifat-sifat di atas, daun mint juga mengandung asam salisitat tinggi dan vitamin A yang membantu dalam mengontrol sekresi minyak sebum di kulit. Hal ini sangat membantu dalam menyembuhkan jerawat.
6. Menyehatkan rambut
(Daun mint berfungsi membantu pertumbuhan rambut, mencegah rontok, membasmi ketombe, serta kutu. Foto: Dok. Helena I/Pexels)
Daun mint juga sering digunakan sebagai bahan kandungan pada shampoo. Selain memberi efek menthol yang menyegarkan kepala setelah keramas, ekstrak daun mint adalah sumber karoten dan antioksibdan yang berfungsi membantu pertumbuhan rambut dan mencegah kerontokan. Selain itu, sifat antimokriba dan antijamur pada daun mint berfungsi untuk membasmi ketobe dan kutu rambut.
Kamu bisa membuat campuran daun mint sendiri di rumah untuk menjaga kesehatan kepalamu. Kamu hanya perlu mencampurkan pasta daun mint dengan jus lemon. Lalu, oleskan pada kulit kepala dan rambut. Biarkan selama 30-40 menit. Setelah itu, bilaslah rambutmu dengan bersih.
(Baca Juga: Cara Membuat Popsicle Lime & Mint Segar)
7. Meringankan kram menstruasi
(Daun mint ampuh memberi efek relaksasi otot yang membantu meringankan kram menstruasi. Foto: Dok. Polina Zimmerman/Pexels)
Selain memberi efek relaksi pada otak, daun mint juga dapat memberi efek relaksasi pada otot yang efektif mengatasi keram menstruasi. Hal ini juga didukung oleh sebuah penelitian yang menyebutkan bahwa mengonsumsi ekstrak daun mint memiliki efek yang sebanding dengan meminum obat pereda nyeri haid dalam mengurangi nyeri dan durasi kram saat menstruasi.
8. Menekan nafsu makan
(Teh daun mint salah satu minuman alternatif bagi yang sedang menurunkan berat badan karena 0 kalori. Foto: Dok. Karen Laårk Boshoff/Pexels)
Bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan dengan menekan nafsu makanmu, kamu bisa mencoba mengonsumsi daun mint. Penelitian membuktikan bahwa mengonsumsi kapsul minyak daun mint terbukti dapat menekan nafsu makan. Di sisi lain juga, teh daun mint tidak mengandung kalori. Ini dapat menjadi salah satu alternatif minuman bagi kamu yang ingin menurunkan berat badan.
Sangat mengejutkan, bukan? Ternyata daun mint memiliki begitu banyak manfaat bagi kesehatan fisik, mental, dan lainnya. Semoga bermanfaat!
(Penulis: Nathania Adella Putri)
-